Dinas Pendidikan Kukar Sosialisasikan HIV/AIDS ke Pelajar

Luluk Uliyah's picture
Versi printer-friendly

Kaltimpost, Tenggarong. Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, diharapkan dapan memperkenalkan pengetahuan HIV/AIDS kepada remaja usia didik mulai bangku SMP hingga perguruan tinggi.

 

Jum'at, 20 Januari 2012 , 08:44:00

Disdik Diminta Sosialisasikan HIV/AIDS ke Siswa SMP

 

TENGGARONG - Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakornis) Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) se-Kukar di Pondok Jajak Indah (PJI) Tenggarong, Rabu (11/1) lalu. Acara ini menghadirkan narasumber dari Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Kaltim, Jurnanto SKM MKes.

Rakornis ini menghasilkan berbagai program kerja, di antaranya program KPAD Kukar tahun 2011-2014 tersusunnya dan rencana, kemudian tersusunnya program dan kegiatan untuk dijadikan pedoman pelaksanaan operasional penanggulangan HIV/AIDS oleh KPAD.

Selanjutnya tersusunnya target yang akan dicapai dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kukar, program prioritas yang akan dilakukan pada 2012 yaitu mendorong agar setiap rumah sakit dan puskesmas harus memiliki klinik Voluntary Counseling Test (VCT) atau pencengahan dan perawatan HIV. Juga mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar untuk memperkenalkan pengetahuan HIV/AIDS kepada remaja usia didik mulai bangku SMP hingga perguruan tinggi, minimal mereka mampu berperilaku hidup sehat dan aman.

“Berikutnya sinkronisasi program penanggulangan HIV/AIDS antara SKPD dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS sesuai dengan tupoksi masing-masing, pengadaan kondom di setiap lokalisasi atau tempat lain, serta penyediaan fasilitas rumah singgah guna mendeteksi secara dini bagi imigran atau pendatang,” jelas Ketua KPAD Kukar H Bahrul melalui Wakil Ketua I KPAD Supriyanto.     

Jurnanto menjelaskan prevalensi HIV/AIDS sampai 2014 harus mampu ditekan kurang dari 0,3 persen, penggunaan kondom pada hubungan seks yang berisiko tinggi mencapai minimal 60 persen hingga akhir 2014.

"Yang diharapkan 100 persen remaja usia 15-24 tahun telah memiliki pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS dan 100 persen orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang telah mendapatkan akses pengobatan Antiretroviral Travi (ART)," terang Jurnanto, ketika menyampaikan materi di hadapan peserta Rakornis KPAD. (hmp05)

Sebar tulisan ini di .. Share/Save

HIV/AIDS

10.05.2012

Tribunnews, Lampung. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serius dalam upaya penanggulangann HIV/AIDS dengan meningkatkan VCT dan menambah...

PEB

15.05.2012

SatuDunia, Jakarta. Centre for Orangutan Protection (COP) menggelar pameran foto bertema Save or Delete di Solo pada 12-13 Mei 2012.

IKLIM

15.05.2012

FBC-Padang Pariaman. Bila petani dapat memanfaatkan gas hasil fermentasi, otomatis petani sudah tidak banyak bergantung pada bahan bakar...

ICT/IKPT

16.05.2012

SatuDunia, Jakarta. Selasa (15/5), salah satu staf SatuDunia (OneWolrd-Indonesia) menjadi narasumber dalam pelatihan advokasi media. Materi...