Ibu dan Anak Positif HIV Sangat Butuh Bantuan

ray's picture
Versi printer-friendly

MEDAN - Kasus yang menimpa Mn dan bayinya memang sangat memprihatinkan. Setelah dia melahirkan bayi perempuan prematur dengan berat satu koma tujuh kilogram yang didiagnosa positif HIV, Mn harus terbujur di kedimannya dengan wajah terlihat pucat.

Lima bulan menikah, Mn harus menjadi janda karena suaminya telah meninggal dunia. Tak ada harta benda yang diwariskan suami kepadannya, malah sang suami menularkan virus HIV. Karena tak memiliki biaya, Mn rela terbaring di rumah meski kondisinya mengharuskan ia dirawat di rumah sakit.

Ketua Persatuan Konselor Voluntary and Counseling Testing (VCT) HIV/AIDS Indonesia (PKVHI) Sumut, Rahmat Nur Kurniawan berharap, kasus ini bisa membuka mata hati para stakeholder, LSM, Komisi Penanggulangan AIDS, dan Dinas Kesehatan untuk lebih berjuang terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang miskin.

“Kita harus memberi perhatian kepada ODHA yang tidak mampu seperti ini, sehingga pemberdayaan terhadap ODHA bisa tercapai. Mari kita bersatu padu, tidak hanya slogan. Sedih kita melihat ini," tuturnya, hari ini.

Pihak keluarga suaminya juga telah mengurus surat administrasi untuk mendapatkan surat Jamkesmas bagi Mn. Namun, mereka terkendala karena Mn berasal dari Solo, sehingga sangat sulit untuk membuat KTP dan KK

Sebar tulisan ini di .. Share/Save

HIV/AIDS

10.05.2012

Tribunnews, Lampung. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serius dalam upaya penanggulangann HIV/AIDS dengan meningkatkan VCT dan menambah...

PEB

15.05.2012

SatuDunia, Jakarta. Centre for Orangutan Protection (COP) menggelar pameran foto bertema Save or Delete di Solo pada 12-13 Mei 2012.

IKLIM

15.05.2012

FBC-Padang Pariaman. Bila petani dapat memanfaatkan gas hasil fermentasi, otomatis petani sudah tidak banyak bergantung pada bahan bakar...

ICT/IKPT

16.05.2012

SatuDunia, Jakarta. Selasa (15/5), salah satu staf SatuDunia (OneWolrd-Indonesia) menjadi narasumber dalam pelatihan advokasi media. Materi...