Petani Tebu Jatim Risaukan Dampak Perubahan Iklim
13 Agustus 2010, 17:31:40
Laporan Siti Zarofah
Petani Tebu Jatim Risaukan Dampak Perubahan Iklim
suarasurabaya.net| Kalangan petani tebu merisaukan dampak perubahan iklim pada hasil panen mereka di musim giling tahun ini. Hal ini diungkapkan SUDIRA seorang tokoh petani tebu di Madiun.
Kepada RULLY reporter Suara Surabaya, Jumat (13/08), SUDIRA mengatakan, pada musim giling tahun ini, panen tebu tidak lagi maksimal. Banyak sekali kendala yang dialami para petani tebu.
Menurut SUDIRA, selain karena kendala teknis pengangkutan dari ladang, kandungan gula dalam tebu atau rendemen juga turun. SUDIRA menilai, hujan yang masih kerap terjadi pada musim kemarau kali ini lah yang mengakibatkan berkurangnya pendapatan petani tebu. Berikut keterangan SUDIRA [Audio On Demand] .
Harapan SUDIRA, segera ada varietas baru yang tahan terhadap perubahan iklim, serta ketidakjelasan iklim. Dia meminta agar Pusat Penelitian dan Pengembangan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan segera menemukan varietas tebu baru tersebut, agar bisa segera di tanam di ladang tebu yang ada di Jatim.(zee/edy)
Sebar tulisan ini di ..



