Pendidikan Maritim Sebuah Harapan

20.11
Pendidikan Kelautan - Sebuah Harapan Dinegeri Maritim Kepulauan Riau

Poros Maritim Dunia bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa maritim. Banyak sekali aspek yang ingin ditingkatkan dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Paling mentereng adalah revitalisasi sektor-sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim. Namun tulisan ini tidak membahas tentang itu secara detail. Sebab penulis lebih tertarik pada peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan, karena manusialah yang menjadi objek dan subjek dari segala sesuatu eksitensi dunia ini, sehingga peranannya begitu vital dalam pembangunan indonesia pada platfrom maritim.

Pembangunan Poros Maritim meliputi lima pilar, salah satunya membangun budaya maritim Indonesia. Budaya yang saya artikan sendiri ialah pikiran; akal budi yang sulit dirubah karena kebiasaan. Budaya kemaritiman belum 100 ℅ penuh dilakukan rakyat indonesia, berbagai cara dilakukan pemerintah kita dan rakyatnya. Salah satunya melalui tulisan ini, semoga budaya yang saya maksud mengakar pada semangat kita dalam memajukan maritim di KEPRI, entah apapun itu caranya. Terpenting proses harus dilalui dengan tahap demi tahap.

Saya menilai Pemerintah Daerah kita sudah melakukan sebuah tahapan yang baik, dalam hal ini Dinas Perhubungan Provinsi KEPRI. Harus kita apresiasi, karena telah berhasil memenangkan perkara sehingga berhak untuk memungut retribusi atas pemanfaatan ruang laut pada sidang lanjutan penyelesaian sengketa peraturan perundang-undangan melalui jalur nonlitigasi yang digelar di Direktorat Peraturan Perundangan-undangan Kementerian Hukum dan HAM RI di Jakarta.

Atas kinerja mereka ini perlu kita contohi bersama. Yakni semangat mereka dalam memperjuangkan aspirasi rakyat -salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi- untuk kemakmuran dan kemajuan daerah. Bahkan semangat yang ingin kita contohi secara sadar telah menjemput mereka untuk lebih leluasa dalam mengelola laut KEPRI ini, alih-alih berjuang dalam tataran birokrasi mereka pun nantinya tentu akan perlu masukan dan dari kalangan mahasiswa.

Namun, masalahnya mahasiswa lupa dengan potensi lautan yang ada, jelas sudah ini menjadi sebuah hal yang urgen. Kesadaran tempat yang telah lama diduduki belum terasa, masih banyak orientasi generasi di KEPRI menutup mata dan telinga untuk menyelami laut KEPRI yang kaya ini. Jangan sampai kita yang notabane "anak tempatan" tidak ikut andil dalam memajukan laut hanya karena masalah orientasi.

Kita akui bersama SDM di KEPRI belum memadai untuk menangani persoalan laut, orientasi pembangunan lebih terpusat pada alokasi sumber daya pembangunan di darat. Padahal, dari sisi potensi ekonomi, tidak sedikit wilayah laut menjadi pundi-pundi rupiah. Seperti yang diperjuangkan Pemrov KEPRI barusan saya ulas di atas, persoalan ruang laut. Spesifiknya, lego jangkar yang sekarang sudah resmi dikelola Pemerintah Provinsi KEPRI, disasar akan meraup untung Rp 60 Milliar dan masuk ke PAD.

Jumlah uang yang sebanyak itu, sebaiknya nanti tidak hanya dialokasikan kepada sektor pembangunan di darat tapi tetap memikirkan laut dan SDM KEPRI yang paling utama. Sehingga, PAD dari lego jangkar saja yang ditargetkan 60 Milliar, dengan adanya SDM yang berkualitas nantinya bukan tidak mungkin pemerintah mematok lebih dari itu.

Mau tidak mau, menempatkan laut sebagai prioritas dari pembangunan ekonomi Provinsi KEPRI harus diimbangi dengan pembangunan SDM. Maka saya lebih menitikberatkan pada aspek pendidikan. Dimana laut menjadi sebuah tema besar dalam khazanah keilmuan maritim di indonesia khususnya di Bumi Segantang Lada ini.

Politeknik Maritim yang pernah didengungkan pejabat hanya buaian belaka. Padahal harapan besar tertumpu pada perguruan tinggi tersebut. Agar SDM di KEPRI mampu bersaing dengan daerah lainnya, apalagi mampu mengungguli daerah yang dominannya daratan.

Jika Politeknik yang kita harapkan tidak pernah terjadi, masih ada cara lain untuk membangun daerah ini dari sisi pendidikan. Melalui gerakan persuasif  "gaung" mahasiswa yang mengarah kepada tatanan produk-produk ilmiah di setiap Perguruan Tinggi KEPRI. Seperti diskusi - diskusi, menulis artikel, novel (non ilmiah) hingga kajian ilmiah ; seminar, kuliah umum, riset, skripsi, tesis, disertasi, dsb. 

Selain itu, harapannya agar kita tidak miskin karya akan keilmuan maritim. Sebab selama ini, narasi-narasi ilmiah berkaitan maritim hanya tergolong pada jurusan yang sudah lama kita kenal dengan laut. Misalkan ; Ilmu Kelautan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi Hasil Perikanan, Teknik Perkapalan, Budidaya Perairan, dsb.

Jurusan seperi Hubungan Internasional, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi, Planologi Pendidikan Guru SD dan jurusan dominan yang mengarah ke tatanan daerah sangat sedikit bersingguhan dengan laut. Hal ini bisa kita liat hanya beberapa para pegiat maritim di KEPRI diluar jurusan tersebut tidak lebih hanya eksitensi. Saya fikir kita harus keluar dari zona aman, jadi kegiatan mahasiswa KEPRI sudah menuju ke arah pendidikan maritim bahkan konsep pembangunan konkrit yang targetnya menjadi referensi pemerintah.

Bahkan jauh ke atas pasca mengenyam bangku kuliah, LSM, OKP atau lembaga riset kemaritiman pun menurut sepaham saya tidak ada di KEPRI ini. Padahal, kita dikelilingi perairan yang amat begitu luas dan berdekatan dengan salah satu selat tersibuk di dunia. Artinya daerah ini hanya 4 ℅ saja ditumbuhi tanah dengan harta alam dibawahnya, sisanya 96 ℅ adalah air beserta harta karunnya yang belum tereksploitasi semua.

Akhirnya 5 tahun ke depan keadaan KEPRI akan tetap begini saja. Para pengambil kebijakan di tingkat pusat dan daerah niscaya lebih berorientasi ke darat dari pada sektor laut. Kini, saatnya kita generasi masa depan KEPRI alihkan pandangan jauh untuk bangsa dan daerah ini. Memulai dari orientasi kemaritiman pada produk-produk ilmiah kita, baik itu di tataran kampus atau pun di organisasi. 

Sehingga berkorelasi ke arah pembangunan di masa kita mendatang, dari pembangunan yang semata berbasis daratan (Land based development) menjadi lebih berorientasi kepada pembangunan berbasis kelautan (Ocean based development).


Penulis : Rudi Saputra
Mahasiswa Universitas Karimun
Jurusan Manajemen Kepelabuhanan dan Pelayaran
Pegiat Maritim pada Isu - isu Lokal dan Nasional

Jalan Datuk Umar Pelangki Batubara Perlu Perhatian Pemerintah

19.08

BATUBARA - Kondisi Jalan Datuk Umar Pelangki di Kecamatan Tanah Putih Indrapura Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara kini cukup memprihatinkan, padahal jalan tersebut merupakan salah satu sarana yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitarnya dalam melakukan aktivitas mereka keseharian. Dengan kondisi tersebut tentunya hal ini menyebabkan kegiatan warga pengguna jalan ini cukup terganggu, karena kondisi jalan yang kini berlubang dan rusak, hal ini seperti yang dikeluhkan oleh salah seorang warga yang tidak mau disebutkan identitasnya.

Jika salah satu jalan vital desa yg sangat dibutuhkan masyarakat sudah dalam kondisi rusak, tentunya hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah kabupaten setempat. Selain itu yang sangat mengkhawatirkan adalah keselamatan para pengguna jalan tersebut. 

Jalan Datuk Palangki membutuhkan solusi, karena jalan ini juga merupakan akses kegiatan perekonomian warga keluar masuk kampung untuk bekerja namun semakin memprihatinkan. 

Saat ini fungsi vital salah satu jalan desa tersebut sebagai salah satu jalan masuk desa untuk membawa hasil pertanian, anak-anak bersekolah, serta kegiatan - kegiatan masyarakat lainnya, dan tentunya ini menjadi sangat sulit karena akses jalan yang rusak.

Berharap agar kebijakan dalam hal ini pemerintah daerah Kabupaten Batubara dalam hal ini dapat memperhatikan permasalahan ini dengan serius, karena jalan ini merupakan salah akses utama bagi masyarakat desa terutama untuk pulang pergi warga bekerja dan anak anak sekolahan, demikian harapan Pak Kayat yang juga sebagai kaur Pemerintahan Desa Tanah Merah.

Kontributor: @irul

Pesawat Lion Air JT-610 Jatuh ?

22.16

SATUPORTAL.NET - Seorang penumpang pesawat Lion Air telah turun 13 menit setelah lepas landas dari Jakarta pada Senin (29 Oktober).

Penerbangan jatuh ketika berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.20 pagi ke Pangkal Pinang. Tiga belas menit kemudian pesawat kehilangan kontak.

Menurut data mentah yang diambil oleh Flightradar24, data pelacakan penerbangan awal menunjukkan pesawat naik ke sekitar 5.000 kaki sebelum kalah, dan kemudian kembali, sebelum akhirnya jatuh ke laut. Terakhir dicatat menunjukkan kecepatan telah meningkat menjadi 345 knot.

Badan pencarian dan penyelamatan Indonesia (Basarnas) mengatakan bahwa tiga kapal dan satu helikopter telah dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar Karwang.

Ada 188 orang di dalamnya, 178 dewasa, 1 bayi dan dua bayi, dua pilot dan lima awak kabin.

Sementara itu Kasubag Humas Badan SAR Nasional (Basarnas), Yusuf Latif mengatakan “Sudah A1 (pesawat jatuh, Red).”

Pernyataan Yusuf terkait kabar pesawat Lion Air JT-610 tujuan Cengkareng-Pangkal Pinang jatuh saat masih berada di daerah Jawa Barat.

Kabar musibah ini beredar luas melalui jejaring media sosial termasuk WhatsApp.

Yusuf menjelaskan, pesawat jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat. Belum diketahui pasti penyebab jatuhnya pesawat ini.

“Kordinatnya di Tanjung Karawang. Nanti yah lengkapnya,” sambungnya seperti dilansir Jawapos.com.

Dari informasi yang beredar di kalangan wartawan, pesawat Lion Air JT-610 ini memiliki rute Jakarta – Pangkal Pinang. Pesawat take off dari bandara internasional Soekarno Hatta pada pukul 06.20 WIB.

Namun naas, hanya 13 menit terbang, atau sekitar pukul 06.33 WIB pesawat dipastikan hilang kontak (lost contact). Dan dipastikan jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Sampai berita ini diunggah, tim redaksi JawaPos.com masih berusaha terus menghubungi manajemen Lion Air.

Sumber: 
BatamPos.co.id
RakyatKu.com

Narkoba Merusak Kemampuan Sosial

15.33
Ketua Umum Lugas Zuhdie menjelaskan bahwa Narkoba Merusak Kemampuan Sosial dalam kata sambutan Zuhdie mengatakan, selain merusak kognitif, fisik, mental, narkoba juga merusak kemampuan sosial pengguna narkoba. Lantas beliau juga mengatakan peran tokoh agama diharap kan dapat memperkuat nilai moralitas dan spritual masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan narkoba.

Bersempena dengan itu, Bambang setiawan, sebagai Sekretaris Umum Lugas mengatakan kegiatan ini merupakan responsivitas kami generasi muda dalam menyikapi masalah narkoba. Peran mahasiswa agar dpt memberikan sumbangsih kritik dan saran nya dalam ruang lingkup akademisi dan intelektualitas terhadap masalah narkoba
Kegiatan bedah kasus narkoba dengan tema hipotesis publik terhadap berkembangnya narkoba di Kabupaten Karimun, 08-09-2018 yang dihadiri oleh seluruh elemen tokoh masyarakat, agama, mahasiswa/i, pelajar, ormas/lsm, kelurahan, kecamatan, r/rw.

Harapan bahwa pemuda khususnya wilayah karimun tidak bahkan mejauhi diri narkoba adalah harapan besar dalam kegiatan ini, sehingga diharapkan kedepan para pemuda tidak lagi terpengaruh oleh bahaya narkoba.(c@ndra)

Satgas BNN Pemuda Pancasila Karimun Rencananya Akan Dibentuk

15.32
 SatuPortal.Net, Karimun - Kondisi Peredaran Gelap narkoba di kabupaten Karimun saat ini sangat Memprihatinkan, Sehingga Upaya perlindungan perlu dilakukan untuk Menghindari peredaran narkoba ini,  Terlebih masuk hingga ke Kalangan para pemuda.

Untuk itu upaya yang dilakukan oleh Badan Nasional Narkotika (BNN) Karimun untuk Mencegah Peredaran Narkoba sangatlah intens. Salah satu nya yaitu dengan rencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) narkoba di Pemuda Pancasila, Seperti yang akan dilakukan oleh BNNK Karimun terhadap Pembentukan Satuan Satgas yang akan bertugas membantu mengawasi peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Karimun. Hal ini dijelaskan oleh Kepala BNN Karimun Kepulauan Riau, Ahmad Soleh Pada (10/08/2018) di kantor BNN Karimun. 

" Secara umum fungsi dibentuknya satgas ini adalah untuk Mencegah barang haram tersebut Masuk ke Masyarakat,  sehingga dengan Satgas ini diharapkan Mampu memproteksi peredarannya " Kata Kasi Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat BNN karimun Akmal Firdaus sepreti dilansir oleh xnewss.com.

"Rencana dibentuknya Satgas ini nantinya akan didukung penuh, dimana kedepan akan Menyusun Program-program Prioritas untuk Proses Kerja nya "

" Selama ini pegiat kita Masih Mendominasi di Dunia Pendidikan, kita harapkan dengan ada nya satgas ini mampu mencegah peredaran narkoba ini, apalagi kita ketahui bersama Narkoba di karimun sangat Memprihatinkan. (c@ndra)

IPPNU Kabupaten Karimun Kepulauan Riau Terbentuk

21.49
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Karimun telah terbentuk dan sudah memiliki nahkodanya.

Hal ini menyusul terpilihnya Norizan dan Faridah sebagai ketua yang baru dalam rapat pembentukan pengurus yang dihadiri oleh Ketua PW IPPNU Provinsi KEPRI, Shariyani, Minggu (09/12).

Setelah terpilih, Norizan dan Faridah mengungkapkan komitmennya secara bersama untuk melaksanakan apa yang menjadi visi dan misinya dengan terus belajar. 

“Belajarlah layaknya akademisi dan berjuanglah layaknya seorang pejuang tanpa pamrih. Bertakwa layaknya seorang kiai,” kata Norizan, usai terpilih menjadi ketua umum IPNU Kab. Karimun.

Tidak lupa Faridah menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh semua pengurus IPPNU yang baru di Kabupaten Karimun ini. "Mohon doa dan dukungannya supaya saya dapat mengemban amanah sebagai Ketua IPPNU Kab. Karimun ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, sebelumnya, terbentuknya pengurus IPNU dan IPPNU Kab. Karimun periode 2018-2020 diadakan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) terlebih dahulu. Karena Makesta perdana maka langsung diadakan pembentukan pengurusan baru beserta melakukan pemilihan ketua umum secara langsung.
(Rudi)

Camat Singkep Barat Pimpin Upacara Pesta Pramuka Siaga di Desa Tinjul Singkep Barat Lingga

04.52

Kegiatan Pesta Siaga, Pramuka Kwartir Ranting Singkep Barat resmi di buka oleh Camat Singkep Barat.

Rekky Sarman Timur selaku Camat Singkep Barat sekaligus pemimpin upacara pembukaan ini pada (08/09/18) di Desa Tinjul menyampaikan sambutannya,  bahwa kegiatan seperti ini harus terus di galakkan untuk melatih dan mendidik para pesarta. 

Pada kesempatan yang sama,  Kepala Sekolah Dasar Negeri 008 Singkep Barat - Irwan disela sela kegiatan tersebut menyampaikan kepada media ini,  bahwa ia sangat bangga kegiatan sebesar ini dapat di laksanakan di Desa Tinjul dan SDN 008 sebagai tuan rumah. 

" Kita sangat bangga dan berterimakasih karena kegiatan ini dapat dilaksanakan di Desa ini,  dan kita jadi tuan rumahnya, Semoga kedepannya acara2 seperti ini dapat terus di tingkatkan ". Demikian ungkap Irwan selaku tuan rumah. (@mren)

Diantara Rezeki, Kematian dan Kokohnya Agama Seorang Muslim

23.12
☁ Sibukkan segenap pikiranmu untuk merenungkan apa saja yang perintah Allah yang telah engkau jalankan dan apa saja yang telah engkau berikan untuk kebaikan Agama Islam mu hari ini !!!!
Dan jangan engkau menyibukkan pikiranmu dengan memikirkan rizki yang sudah dijamin Allah untukmu. Karena RIZKI dan AJAL/Kematian adalah dua hal yang sudah terjamin, selama masih ada sisa ajal maka rizki pasti datang.
☁ Engkau kejar bekerja penuh siang dan malam, maka rezeki mu tidak akan bertambah atau pun berkurang sedikitpun sesuai dengan kadar yang sudah Allah Ta'ala tetapkan padamu.
 Jika Allah -dengan kebijaksanaanNya-berkehendak menutup salah satu jalan rizkimu, Dia -dengan rahmatNya- pasti membukakann jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu.
☁ Perhatikanlah keadaan janin, makanan datang kepadanya berupa darah dari satu jalan, yaitu pusar. Lalu ketika dia keluar dari perut ibunya dan terputus jalan rizki itu, Allah bukakan baginya dua jalan rizki yang lain (yaitu dua puting ibunya).Dan Allah mengalirkan untuknya pada dua jalan itu berupa rizki yang lebih baik dan lebih lezat dari rizki yang pertama, yaitu rizki berupa susu murni yang lezat.
☁ Lalu ketika masa menyusui sudah selesai dan terputus dua jalan rizki tadi dengan cara penyapihan, Allah membuka empat jalan rizki lain yang lebih sempurna dari yang sebelumnya; yaitu dua jenis makanan dan dua jenis minuman. Dua makanan dari jenis hewani dan nabati ,juga dua jenis minuman yakni dari air dan susu beserta segala manfaat dan kelezatan yang ditambahkan kepadanya.
☁ Lalu ketika dia meninggal dunia, terputuslah empat jalan rizki tadi.Namun Allah subhanahu membuka baginya delapan jalan rizki -jika dia termasuk hamba yang beruntung- , berupa pintu-pintu surga yang berjumlah delapan yang dia boleh memasuki surga itu dari mana saja dia kehendaki.
☁ Dan begitulah Allah subhanahu,Dia tidak menghalangi hamba-Nya untuk mendapatkan sesuatu, kecuali Dia memberikan sesuatu yang lebih utama dan lebih bermanfaat baginya.Dan itu tidak diberikan kepada selain orang mukmin, karenanya Dia menghalanginya dari bagian yang rendahan dan murah, dan Dia tidak rela hal tersebut untuknya,dengan tujuan untuk memberinya bagian yang mulia dan berharga.
 Ingatlah;
Jika engkau mengejar sekuat tenaga akan rezeki duniamu, maka akhirat mu pasti akan luput dan hilang.
Akan tetapi
Jika engkau kejar akhirat dengan sepenuh hatimu maka rezeki duniamu pasti akan dapat.

 Untaian Nasehat Ibnul Qayyim dengan beberapa tambahan
 

Ketika Google Hilangkan Fasilitas Submit URL

18.58
Dulu, jika webmaster ingin daftarkan website yang baru dibuat, akan gunakan fitur Add URL atau Submit URL Google yang alamat nya disini: https://www.google.co.id/intl/id/add_url.html. Kalau URL itu diklik, akan tampil seperti dibawah ini. Cukup memasukkan alamat website nya dan centang verifikasi anti spam dan submit.
Google memberikan fitur "Submit URL" untuk semua penggunanya dengan tujuan mengaktifkan pengindeksan situs website dan URL yang lebih cepat ke indeks pencariannya. Dengan kata lain bertujuan agar website/artikel yang baru dibuat bisa muncul di Google Search.
Fitur "Submit URL" secara luas digunakan oleh web designer, blogger, webmaster, dan pakar SEO. Begitupula pengguna yang awam akan mudah menemukan dan menggunakan fitur itu dengan cepat dan menghemat waktu.
Kini Google Sarankan Gunakan Fitur Google Search Console
Hasil pencarian dengan kata kunci "submit URL Google" saat ini menempatkan website Google Search Console di posisi nomor satu. Ya, karena fasilitas itulah (Google Search Console) yang saat ini uptodate digunakan untuk mendaftarkan website di Google Search.
Alat Submit URL versi lama sudah dimatikan atau dihilangkan oleh Google yang resmi diumumkan melalui akun twitter nya @googlewmc pada 25 Juli 2018. Google Webmasters bilang: "We've had to drop the public submission feature, but we continue to welcome your submissions using the usual tool in Search Console and through sitemaps directly." Dilanjutkan dengan: "Want to let us know about new or updated pages quickly? Use Search Console's Fetch & Submit for individual pages, or just have your CMS tell us directly with a sitemap file or feed."
Fitur alat Submit URL diluncurkan ke pencarian Google pada tahun 2008 dan kemudian ditambahkan ke akun Webmaster Klasik pada tahun 2012; dengan beberapa perubahan desain kecil. Sejak itu, fitur itu adalah bagian dari Google Webmaster dan kemudian Search Console.
Fitur baru bernama Google Search Console mengharuskan pengguna website menanamkan kode verifikasi dalam halaman website nya. Setelah terverifikasi, pengguna bisa gunakan fasilitas Submit a sitemap atau gunakan fasilitas Fetch as Google.
Untuk informasi selengkapnya tentang hal hal diatas, silakan baca artikel tutorial Cara Daftar Website di Google Search di https://boc.im/daftargoogle.
Sumber: boc.im

Aksi WCD Karimun Berlangsung Sukses Di Sungai Lakam Timur

20.20
Bersempena dengan Hari Kemerekaan Indonesia yang ke 73 sekaligus dalam rangka mensukseskan kegiatan World Clean Up Day 2018 -WCD, aparat Kelurah Sungai Lakam Timur bersama dengan PAC Pemuda Pancasila, Palang Merah Indonesia Karimun, Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala), SMA-2 Karimun, SMP Binaan Karimun, serta Masyarakat sekitar Kelurah Sungai Lakam Timur melakukan Aksi Bersih Bersih Sedunia oleh tim WCD yang dilakukan pada salah satu titik aksi kegiatan bersih di pantai Genit Kelurahan Kelurah Sungai Lakam Timur Kabupaten Karimun pada Ahad 19 Agustus 2018 dengan target kegiatan yang akan dilakukan juga pada 73 titik tempat sesuai dengan hari kemerdekan Indonesia.

Kegiatan ini sangat positif bagi semua eleman masyarakat, karena dengan kegiatan ini mengajak dan mengajarkan kerjasama, tolong menolong dan yang terpenting semangat gotong royong untuk kebersihan daerah kita, dan InsyaAllah rencana kegiatan ini akan dilakukan lagi pada 15 September 2018, ujar Lurah Sungai Lakam Timur Yudianovira,A.Md yang ikut serta dalam kegiatan WDC ini.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, WCD Karimun dalam hal ini berharap akan semakin banyak pihak yang memperhatikan dan ikut terlibat dalam mensukseskan Aksi Bersih bersama serta diharapkan semakin banyak masyarakat yg bisa untuk lebih peduli dalam kebersihan khususnya membuang sampah pada tempatnya.(SP)
penulis &foto : candra
editor : putra

Warga Desa Tanjung Irat Kabupaten Lingga Gotong Royong Memperbaiki Jalan Rusak

03.34

LINGGA – Semangat menjaga dan memelihara jalan desa patut diacungi jempol, hal ini seperti yang dilakukan oleh warga Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dimana masyarakat desa tersebut saling bahu membahu dan semangat dalam melakukan kegiatan gotong royong, mengingat kondisi jalan utama yang menghubungkan desa tersebut rusak parah, kini kondisi jalan mulai mulai diperbaiki oleh masyarakat desa.

Baca juga :

Respon positif ini juga disampaikan salah satu warga, yang berharap agar kedepannya, kondisi jalan yang sudah diperbaiki oleh warga desa tersebut, dapat menjadi perhatian pemerintah apakah di pusat atau pemerintah Kabupaten Lingga dan harapannya jalan ini dapat segera di aspal, "Agar warga tiga desa yang menggunakan jalan ini dapat dengan lebih mudah beraktivitas keluar masuk kampung", demikian harapan Darwan salah satu warga desa dalam kegiatan gotong royong perbaikan jalan tersebut, yang juga sebagai salah satu Kepala Dusun di Desa Tanjung Irat.

Hal lain juga diakui oleh plt Kepala Desa Tanjung Irat, Amren yang juga turut serta dalam kegiatan gotong royong memperbaiki jalan utama desa tersebut. Plt kades tersebut mengaku bangga dengan warga desanya yang selalu aktif dalam segala kegiatan pembangunan dalam upaya menjaga aset desa dalam hal ini jalan utama desa. “Kami terus berupaya melakukan pelaksanaan pembangunan di Desa Tanjung Irat dengan selalu melibatkan masyarakat desa, terutama masalah urgen seperti ini, dimana jalan utama desa kami yang rusak parah seperti ini, tentunya hal ini juga menjadi kebanggaan desa dimana dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki dengan kemampuan apa adanya dari warga ini kami berharap kegiatan sehari-hari masyarakat keluar masuk desa menjadi lebih mudah” ujar Amren disela-sela kerja bakti gotong royong bersama warga Desa Tanjung Irat, Ahad (22/07/2018).

Kondisi jalan desa yang diperbaiki adalah jalan-jalan utama yang dilewati oleh air, terutama jalan yang rentan dilewati oleh air saat kondisi musim hujan. 

Beliau juga menambahkan bahwa proses pembangunan desa tidak akan berhasil tanpa kerjasama yang baik antara Pemerintah Desa bersama masyarakat desa.

Lebih lanjut pihaknya berharap agar semangat gotong royong dan kerja bakti bisa selalu dapat selalu dilakukan dengan rutin,kapan dan dimana saja tanpa harus kondisi desa darurat seperti ini. "Tentunya kegiatan positif seperti ini perlu diperkuat, ditambah lagi dengan kebersamaan, kekompakan, gotong royong dan suasana warga yang selalu rukun dalam kerjasama, tentunya ini dapat menjadi salah satu solusi dalam membangun desa” terangnya.

Tak lupa dia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama masyarakat Desa Tanjung Irat dalam kegiatan ini “Semoga Desa makin maju dan berkembang serta mampu bersaing lebih dengan desa desa lain di Indonesia,” harapnya.  (Musrianto)

Kondisi Jalan Penghubung Tiga Desa Singkep Barat Lingga Memprihatinkan

22.11

LINGGA - Kondisi Jalan Penghubung Antara Tiga Desa di Singkep Barat Kabupaten Lingga kini Sangat memprihatinkan, jalan yang dimaksud adalah jalan yang  menghubungkan antara Desa Langkap, Desa Tanjung Irat, serta Desa Bakong yang saling terhubung dengan kondisi yg sangat butuh perhatian pemerintah kabupaten setempat. Selain itu yang sangat dikhawatirkan adalah keselamatan para pengguna jalan tersebut. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Amren, salah satu pjs Kepala Desa Tanjung Irat.

Jalan penghubung tiga desa yang belum mendapat solusi dari tahun ke tahun untuk akses keluar masuknya semakin memprihatinkan. Saat ini fungsi vital jalan penghubung tiga desa ini salah satunya sebagai jalan masuk desa untuk membawa hasil pertanian, anak-anak bersekolah, kegiatan masyarakat untuk pergi berobat dan pergi ketempat lain tentunya menjadi sangat sulit karena akses jalan rusak parah.

Semoga para pemangku kebijakan dan para penguasa dapat memperhatikan permasalahan ini dengan serius, karena ini merupakan akses utama bagi masyarakat untuk menuju ke Kecamatan Singkep Barat dan Dabo Singkep, demikian harapan Amren.

Semoga kedepannya, kondisi jalan penghubung antar desa ini dapat segera berubah menjadi lebih baik dan menjadi salah satu perhatian khusus dari para pemangku kebijakan di bumi berazam ini. *musrianto

Kegiatan Pengerasan Jalan Desa Lanjut Berlangsung Sukses

19.07

LINGGA - Bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2018, Alhamdulillah, kini telah sukses menyelesaikan kegiatan fisik pengerasan jalan RT.02 RW.05 Dusun 1 Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir sepanjang 350 Meter.

Adapun kegiatan pengerasan jalan melalui anggaran DD berupa pengerasan jalan tersebut, bertujuan untuk memudahkan masyarakat khususnya dalam menjalankan kegiatan pekerjaan sehari hari masyarakat, terutama bagi mereka Yanga bekerja dikebun kebun, dan tentunya ini berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat itu sendiri. 

"Karena sebelum diperbaiki seperti sekarang, kondisi jalan ini rusak, becek ketika hujan dan dalam kondisi yang kurang layak sehingga mengkhawatirkan keselamatan para pengguna jalan" kata Sekdes Desa Lanjut, Nazaruddin.

Beliau juga menambahkan,bahwa keputusan membangun dan memperbaiki jalan tersebut berdasarkan usulan dari warga desa melalui musyawarah dan dimana warga sangat membutuhkan pengerasan dengan memanfaatkan anggaran DD 2018 tersebut.

"Tentunya kami berharap kepada pemerintah ke depannya agar jalan tersebut dapat lagi ditingkatkan menjadi jalan semenisasi bahkan aspal," harapan pria yang telah menjadi sekdes sejak tahun 2003 ini.

Tentunya dengan kegiatan pengerasan jalan Desa Lanjut ini warga setempat juga berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) Lingga bisa meningkatkannya lagi dengan semenisasi bahkan jika dimungkinkan bisa dilakukan pengaspalan.
*Musrianto

Rambut Berikut Kulit Kepala Anak Ini Lepas Karena Terlilit Mesin Perahu

02.58
Lingga - Kejadian mengenaskan menimpa seorang gadis di Dusun Pulau Baru, Desa Pulau Bukit, Senayang, Kabupaten Lingga. Jerit dan rintihan kesakitan bergema di laut, ketika seluruh rambut di kepalanya terkuliti.

Lilitan baling-baling (mesin propeler) sebuah perahu pompong menarik rambut terurai itu

Bagaimana bisa hal itu terjadi? Anita tampaknya termasuk gadis pemberani. Ia hanya berdua dengan saudarinya mengemudikan pompong berukuran 1 GT tersebut.

Gadis ini ternyata sudah lihai dalam mengarungi laut dengan pompong. Namun seperti biasa, ketika air masuk menggenangi lambung perahu, maka ia akan mengurasnya.

Sore itu, Selasa (10/7/2018). Pelajar kelas 2 SMP ini hendak bertolak ke Dusun Durian yang berjarak ratusan meter dari kediamannya di Pulau Baru.

Namun, saat masih berada di perairan Pulau Baru, rambutnya yang panjang itu terurai ke air. Ia sangat dekat dengan baling-baling mesin. Tak pelak rambutnya langsung terlilit.

Anita menjerit. Ia mencoba bertahan sekuat tenaga. Jika tidak kepalanya pun bisa hancur dilindas kipasan propeler yang begitu kuat.

Syukur, nasib baik masih menaungi  gadis 16 tahun ini. Mesin itu tiba-tiba mati, akibat tersendat. Namun darah bercerean di wajahnya. Kepalanya tampak terkuliti. Sangat pedih.

Tak ayal, dengan mengumpulkan tenaga yang ada, ia dan saudarinya mencari bantuan nelayan lain. Penanganan medis sempat dilakukan di Puskemas setempat

Hingga akhirnya pihak keluarga membawanya ke RS. Awal Bross Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan intensif.

Hingga saat ini media sosial ramai memberitakan insiden Anita yang menggugah hati ini. Beberapa penggalangan dana mereka lakukan, untuk menyembuhkan Anita sehingga mahkota di kepalanya kembali seperti sedia kala.
Aamin, InsyaAllah
(fox/ruz)
Copyright: batamnews.co.id

Himbauan:
SatuPortal.Net bersama Kitabisa.Com/BantuKepalaAnita mencoba untuk membantu meringankan beban cobaan Anita yakni dengan menggalang dana bantuan terbaik anda, untuk meringankan beban Anita dan keluarganya  untuk biaya pengobatan, dengan mendermakan serta mendonasi kan sedikit dari penghasilan anda dengan cara klik disini 👇 https://kitabisa.com/BantuKepalaAnita

Pesona Destinasi Wisata Pantai Ketam Tanjung Balai Karimun

01.38
Pesona Destinasi Wisata Pantai Ketam Tanjung Balai Karimun
Pantai Ketam merupakan salah satu pantai yang terletak di Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau  (Kepri).
Pantai dengan lebar kurang lebih 500 meter ini terletak berdampingan dengan 
Pantai Pongkar yang terletak di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing.

Pantai ini menjadi tempat destinasi Wisata yang cukup diminati khususnya masyarakat lokal sebagai tempat wisata, tak hanya dihari libur, namun dihari hari kerja pun,pantai ini masih dikunjungi para wisatawan.
Membaca nama pantai yang satu ini, kita mungkin akan fikiran banyak hewan ketam di pantai ini. Tapi sebentar penyebutan pantai ketan ini konon karena dahulu pantai ini pernah dijadikan sebagi tempat penangkaran ketam oleh penduduk setempat. Namun kemungkinan besar melihat potensi budidaya ketam ini kurang berpotensi,maka oleh pemilik, tempat ini diubah menjadi tempat wisata pantai.
Seperti pantai pada umumnya, pantai ketam memang perlu banyak dilakukan pembenahan, sarana dan prasarana nya.
Melihat suasana laut dan menikmati semilir angin yang bertiup dipantai ini cukuplah bagi anda yang angin sebentar melepas lelah, untuk juga bertafakur melihat alam dan keagungan Allah Ta'ala sang pencipta.
Semoga bermanfaat.

Pertama di Indonesia, Alias Wello Mundur sebagai Bupati Lingga

18.53
TANJUNGPINANG – Untuk pertama kalinya di Tanah Air seorang bupati mengundurkan diri dari jabatannya, bukan karena masalah. Bukan karena sakit keras, dan bukan karena diberhentikan paksa karena korupsi.
Juga bukan karena tertangkap tangan menerima suap atau tertangkap basah karena berbuat asusila dengan bawahannya atau dengan siapapun.
Alias Wello menjadi kepala daerah pertama di Tanah Air, yang mengundurkan diri dari jabatan Bupati Lingga. Untuk maju sebagai calon anggota DPD RI. Keinginan mundur itu sudah disampaikannya sejak awal tahun 2018 ini.
Dan, diwujudkannya dalam bentuk tertulis.  Surat pengunduran diri itu diajukan secara tertulis ke Mendagri melalui Gubernur Kepri, Kamis (5/7/2018). Pengunduran diri Alias Wello sudah diserahkan Ady Indra Pawennari ke Kantor Gubkepri di Dompak.
Alias Wello menjabat sebagai Bupati Lingga periode 2016 -2021 bersama M Nizar sebagai wakilnya. Jika pengunduran diri Alias Wello diterima Mendagri, maka M Nizar akan melanjutkan tugasnya dari wabup menjadi Bupati Lingga.
“Benar, pengunduran diri tertulis Bupati Lingga sudah saya serahkan ke Kantor Gubernur Kepri,” kata Ady menjawab suarasiber.com, Senin (9/7/2018). (mat)
Copyright: suarasiber.com

Jumlah Anak Gizi Buruk Dilingga MeningkatPada 2018

00.39
 Lingga- jumlah anak yang menderita kurang gizi di wilayah Kabupaten lingga terhitung januari hingga mai 2018 ini sebanyak 18 orang, Angka anak mengalami kurang gizi ini lebih tinggi dari data yang tercatat dari tahun sebelumnya
Di tahun 2017 lalu di-kabupaten lingga tercatat jumlah anak yang mengalami gizi buruk sebanyak 15 anak Adapun dari angka tersebut jumlah terbesar anak yang mengalaminya lebih banyak terdapat di kawasan ruang lingkup Puskesmas Dabo lama.
Menurut bagian pengolahan Data Gizi, Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, Fitri jum’at (29/6) di ruang kerjanya mengatakan, ditahun 2018 ini jumlah anak kurang gizi di wilayah kabupaten lingga sedikit lebih tinggi, hal ini berdasar kan data yang di input dari seluruh puskesmas yang ada di seluruh wilayah kabupaten lingga tercatat dari bulan Januari hingga Mai 2018 ini sudah tercatat sebanyak 18 anak yang mengalami gizi kurang.
Dengan rincian di bulan januari 2 orang, februari 1 orang, maret 9 orang, dan April 4 serta mai 2 orang, kata Fitri.
Fitri menyampaikan, untuk menanggulangi anak kurang gizi diwilayah kabupaten lingga, kepada anak di berikan asupan berupa, Biskuit bantuan dari Pemerintah Pusat. Kemudian di salurkan Dinkes lingga melalui puskesmas dan Posyandu yang ada.
Dikatakannya juga dari asupan yang di berikan ini, di tahun lalu satu orang anak yang mengalami gizi buruk sudah mengalami perbaikan dan di tahun ini 2 orang, ucap Fitri.( juhari)
Copyright :
Berita: singkepkini.com
Gambar: antarafoto.com