Kantor Bahasa Provinsi Kepri Gelar Pelatihan Komunitas Literasi

17.45

Karimun, SatuPortal.Net - Dalam meningkatkan kondisi literasi masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) secara Nasional, Kantor Bahasa Provinsi Kepri menggelar pelatihan komunitas literasi, sekaligus pelantikan Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) se- Kabupaten Karimun di Hotel Karimun City, Selasa (16/03) pukul 09.00 Wib

Turut hadiri digelarnya kegiatan tersebut, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepri Asep Juanda, S.Ag., M.Hum., Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun Nyimas Novi Ujiani, S.I.Kom, M.I.Kom., Plt Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun melalui Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan SMP Hendri, S.Pd., Ketua Forum TBM Provinsi Kepri Riawani Elyta, S.Sos, Ketua Forum TBM Kabupaten Karimun Khalil, S.Pd., Sekretaris Dinas Perpustakaan Umum dan Kearsipan Daerah Kabupaten Karimun Hasan Hidayat, S.Sos dan 30 peserta pelatihan komunitas literasi se- Kabupaten Karimun.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepri Asep Juanda, S.Ag., M.Hum mengatakan, kemampuan literasi masyarakat Provinsi Kepri sangat luar biasa, dan bahasa melayu Provinsi Kepri merupakan cikal bakal ataupun asal mula terbentuknya bahasa pertama di Indonesia sejak zaman Raja Haji Fisabilillah.

"Hal tersebut terbukti dari kitab Bustanul Katibin pertama yang ditulis oleh Raja Haji Fisabilillah pada tahun 1850-1851 M. Karena hal inilah kita dapat memahami begitu kuat keberadaan literasi di Provinsi Kepri, serta merupakan salah satu kunci sukses berdirinya Negara kita," ucap Asep Juanda.

"Komunitas literasi sangat berperan penting sebagai jembatan untuk meningkatkan kualitas literasi kita, dan mudah-mudahan dengan adanya komunitas ini, dapat mendongkrak literasi masyarakat untuk mempersatukan dalam mencapai tujuan bersama," terangnya.

"Semoga kegiatan-kegiatan literasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat berkarya dan berkembang sampai ke- tingkat Nasional," Harap Asep Juanda.

Diwaktu yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun Nyimas Novi Ujiani, S.I.Kom, M.I.Kom., menyampaikan apreasiasinya dan merupakan sebuah kehormatan untuk menyampaikan sambutan, sekaligus melantik Forum TBM se- Kabupaten Karimun.

"Keberadaan Forum TBM ini sangat penting bagi masyarakat  dalam menyiarkan pendidikan alternatif, serta menumbuhkan tradisi budaya membaca dan menulis, sekaligus tempat untuk mendapatkan informasi," jelas Nyimas Novi.

Dikatakan Nyimas Novi, program-program harus segera disusun setelah pelantikan dilaksanakan, karena dengan dibentuknya forum itu, bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan akses informasi dan bahan bacaan. Sehingga program-program yang ditujukan untuk memperluas akses dalam memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki literasi dan informasi yang baik

"Untuk itu kita berharap, Forum TBM mendapat respon baik nantinya terhadap program-program yang akan dilaksanakan sebagai salah satu cara pengelolaan dalam meningkatkan literasi dan informasi dikalangan masyarakat," harapnya.

Diterangkan Nyimas Novi, masih banyak masyarakat Kabupaten Karimun yang belum memahami arti dari literasi dan informasi, karena rendahnya keinginan untuk mencari tahu tentang pemahaman literasi dan informasi. Akibatnya, masyarakat masih banyak yang belum menemukan, mengelola, dan mengaplikasikan suatu informasi dengan baik dan benar.

"Saya minta tolong kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Karimun untuk saling berkoordinasi agar memberikan ruang bagi Forum TBM yang sudah dibentuk ini, dan sebagai wakil rakyat disini, saya membuka diri jika berbicara mengenai anggaran, kita duduk bersama untuk mempersiapkan konsep yang terbaik. Agar nantinya, forum-forum ini bukan hanya sebagai pelengkap saja". Tutupnya. (KR)